Jalan keluar Membuat Rumah Mimpi dengan Bujet Terbatas

Jalan keluar Membuat Rumah Mimpi dengan Bujet Terbatas
Ide rumah tumbuh adalah jalan keluar pintar untuk membuat rumah mimpi dengan bertahap. Ini benar-benar menolong khususnya untuk mereka yang mempunyai kebatasan bujet dan tempat. Rumah tumbuh memungkinkannya pembangunan yang bisa disamakan keperluan dan keadaan keuangan pemilik rumah bersamaan berjalannya waktu. Disamping itu, ide ini pas untuk keluarga yang anggotanya semakin bertambah dari waktu ke waktu.

Pembuatan rumah tumbuh dapat dilaksanakan tambahan massa bangunan secara horizontal atau vertikal. Walau memakan waktu lebih lama, secara keuangan ide rumah tumbuh bisa dibuktikan lebih efektif karena pembangunannya dapat disamakan bujet yang tersedia. Tetapi, untuk pastikan proses pembangunan berjalan mulus, dibutuhkan rencana ongkos dan tingkatan pembangunan yang matang. Berikut sejumlah cara dan faktor penting yang penting jadi perhatian dalam pembuatan rumah tumbuh.

3. Pakai Material yang Gampang Diketemukan di Pasaran
Pastikan material untuk bangunan yang dipakai seragam pada tiap tahapan pembuatan rumah tumbuh. Janganlah sampai bahan bangunan yang dipakai di tahapan awalnya tak lagi ada waktu mengawali tahapan berikutnya. Material yang gampang diketemukan di pasar memudahkan proses pembangunan dan mengirit waktu dan ongkos.

Baja ringan dapat dipakai untuk konstruksi bangunan dan atap, dan bata enteng dan gipsum pas untuk dinding. Vinyl menjadi opsi ringkas untuk lantai yang estetis. Penggunaan material enteng dan instant percepat proses pembuatan rumah tumbuh.

1. Tetapkan Rasio Fokus Pembangunan untuk Tiap Tingkatan – Jalan keluar Membuat Rumah Mimpi

Pada tahapan awalnya pembuatan rumah tumbuh, penting untuk mengutamakan pembangunan ruang-ruang yang paling diperlukan. Keperluan ruangan dapat disamakan jumlah bagian keluarga saat ini. Contohnya, pasangan yang baru menikah dan belum mempunyai anak bisa mengawali dengan membuat satu ruang tidur, satu kamar mandi, dan satu ruangan terbuka yang dapat digunakan sebagai ruangan tamu, ruangan dapur, dan makan. Ruangan terbuka hijau bisa juga dipersiapkan sebagai tabungan tempat untuk tahapan pembangunan berikutnya. Sementara menanti keadaan keuangan makin membaik, ruangan terbuka ini dapat digunakan sebagai taman kecil atau teras.

Pada tahapan seterusnya, pembuatan rumah tumbuh dapat diteruskan menambahkan ruang, tingkatkan lantai, atau melengkapi elemen arsitektur seperti pagar di muka rumah. Utamakan tempat-area terbuka sebagai rongga bangunan untuk memudahkan proses peluasan di selanjutnya hari.

2. Tetapkan Arah Peluasan Bangunan
Tambahan massa bangunan pada rumah tumbuh dapat dilaksanakan dengan horizontal atau vertikal, tetapi seharusnya tidak dilaksanakan dengan bersama pada sebuah tahap. Bila berencana pembuatan rumah tumbuh periode panjang, tetapkan tipe peluasan yang hendak dilaksanakan pada tiap tahap. Jauhi peralihan tempat ruang dan perombakan besar untuk jaga konsistensi bangunan.

Pada tahapan lanjut pembuatan rumah tumbuh, keadaan eksisting bangunan benar-benar berpengaruh. Contohnya, bila ingin menambahkan lantai, pastikan bangunan awalnya telah mempunyai dasar yang kuat untuk menyokong bangunan di atasnya. Design atap mendatar menjadi jalan keluar untuk peluasan vertikal tanpa perlu membedah atap secara menyeluruh.

4. Buat Kalender Kerja Tingkatan Pembangunan

Penangguhan waktu pembuatan rumah tumbuh dapat mengakibatkan pengeluaran dana ekstra. Karena itu, tiap tingkatan pembuatan rumah tumbuh perlu diperkirakan periode waktu yang pasti. Jauhi pembuatan yang tergesa-gesa supaya hasilnya maksimal. Pikirkan permasalahan tehnis yang mungkin terjadi saat tentukan lama pembuatan setiap tahap.

Pembuatan rumah tumbuh seharusnya dilaksanakan mendekati akhir musim penghujan, saat intensif hujan menyusut dan keadaan udara lebih lembap. Ini memberikan keuntungan proses konstruksi karena formasi bata bisa lebih cepat merekat dan proses finising tidak terhalang.

5. Kerjakan Penghitungan Ongkos Secara Mendalam
Penghitungan ongkos pembuatan rumah tumbuh harus meliputi pengeluaran untuk material, gaji tenaga pakar dan karyawan konstruksi, dan ongkos pembongkaran bangunan. Faktor yang paling memengaruhi besaran ongkos ialah efektivitas material yang dipakai untuk mengirit tenaga karyawan dan waktu.

Karena pembuatan rumah tumbuh dilaksanakan dalam periode waktu panjang, pertimbangkan peningkatan ongkos karena inflasi. Sejumlah taktik untuk meminimalkan ongkos dengan kurangi penyekat antara ruang yang memudahkan proses peluasan di tahapan selanjutnya.

6. Percayai Rencana dan Pembangunan pada Tenaga Professional
Supaya design rumah tumbuh sesuai aturan arsitektur yang betul, rencana tiap tahapan seharusnya dilaksanakan bersama pendesain professional dan arsitek. Begitupun pada tahapan eksekusi, percayai ke kontraktor dan tenaga konstruksi yang pakar dalam project rumah tumbuh. Walaupun ada ongkos tambahan untuk tenaga professional, hasil akhir yang didapat sesuai dengan ongkos yang dikeluarkan.

Dengan mengaplikasikan beberapa langkah di atas, dampak negatif yang menghalangi pembuatan rumah tumbuh bisa diminimalkan. Ide rumah tumbuh memberi jalan keluar efisien untuk merealisasikan rumah mimpi dengan budget berbatas, hingga menjadi opsi pintar untuk banyak keluarga.